You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Angklung Harmoni Warnai Peringatan Hari Guru Nasional
....
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Semarak Angklung Harmoni Warnai Peringatan Hari Guru Nasional

Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Sekar Nusa Penjaga Budaya menyelenggarakan acara bertajuk Angklung Harmoni, Senin (25/11).

"Nilai ini mengajarkan kita pentingnya keharmonisan dalam keragaman,"

Acara yang digelar di Ruang Auditorium Ki Hajar Dewantara, Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan ini dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Angklung Sedunia.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni, seperti paduan suara, pembacaan puisi, dan persembahan musik angklung lintas generasi.

110 Sekolah Berpartisipasi di Pameran Produk Inovasi SMK

Selain tenaga pengajar dan murid dari sejumlah sekolah, beberapa komunitas budaya ikut berpartisipasi dalam acara ini di antaranya Angklung Rasuna, Indonesia Heritage Society, Tlatah Waktu, Sanggar Busur Panah, dan Baznas Bazis DKI Jakarta.

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo mengatakan, selain untuk mengenang jasa para guru, acara ini juga menjadi momen penting untuk merayakan angklung sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

Ia menyampaikan, angklung, alat musik tradisional berbahan bambu, menggambarkan keharmonisan dalam keberagaman.

“Alat musik angklung memiliki ukuran berbeda dan suara yang beragam, tetapi keberagaman itu dipersatukan dalam sebuah harmoni yang menyejukkan hati. Nilai ini mengajarkan kita pentingnya keharmonisan dalam keragaman,” ungkap Purwosusilo.

Pada kesempatan itu, Ia menekankan pentingnya penguatan Profil Pelajar Pancasila, yang bertujuan menciptakan generasi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

“Akhlak mulia harus diterapkan dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, menjaga lingkungan, bernegara, dan beragama,” katanya.

Purwosusilo menjelaskan, Hari Guru Nasional adalah kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada para guru yang berperan besar dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Ia berpesan kepada para guru agar tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik jiwa dan menyentuh hati anak-anak didiknya.

“Mari kita jaga kehormatan, martabat dan kewibawaan guru di mana pun kita berada,” tambahnya.

Ia menambahkan, melalui Angklung Harmoni, nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman kembali ditegaskan sebagai bagian dari identitas Indonesia.

“Sekaligus memberikan penghormatan kepada guru sebagai pilar penting pembangunan bangsa,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye713 personDessy Suciati
  2. 14.485 Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu

    access_time03-04-2025 remove_red_eye695 personAnita Karyati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye661 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye623 personDessy Suciati
  5. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye617 personAldi Geri Lumban Tobing

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik